Aquscape – Sejarah, Tips, Cara Membuat dan Merawat

43
aquascape

Aquascape saat ini memang hobi yang mulai banyak digandrungi oleh orang-orang Indonesia, bahkan yang sebelumnya hanya hobi aquarium biasa, kini mulai pada beralih ke aquascape? kenapa? Karena aquascape memang lebih bernilai seni tinggi dan lebih enak di pandang.

Banyak orang-orang khususnya penghobi ikan atau aquarium yang rela mengeluarkan kocek yang sangat besar hanya untuk membuat aquascape.

Sebenarnya aquascape itu apa sih? apa bedanya aquascape dengan aquarium biasa?

Cibaligo.com akan ulas lengkap mengenai aquascape di postingan kali ini.

Sebelum ke pembahasan inti yaitu tentang ikan apa saja yang cocok untuk aquascape, mari kita pelajari terlebih dulu apa itu aquascape.

Asal Muasal Aquascape


Aquascape di cetuskan oleh photografer asal Jepang yaitu Takashi Amano pada tahun 1990, karena kecintaannya terhadap alam dikhusukan memang Amano adalah photografer landscape alam-alam bebas.

Berangkat dari situlah Amano terpikir untuk membuat suatu landscape alam dalam sebuah tabung kaca yang diberi nama aquascape, kira-kira seperti itu ya sejarah lengkapnya.

Untuk mengetahui siapa Takashi Amano lebih mendetail dan sejarah aquascaping, kamu bisa baca-baca biografinya di Wikipedia.

Beda Aquascape dengan Aquarium Biasa


Sebenarnya apa sih yang membedakan aquascape dengan aquarium biasa? Untuk membedakannya sangatlah simple, yaitu isinya. Jika aquarium biasa, tank aquarium hanya berisi ikan dan air serta aksesoris batu hiasan.

Beda halnya dengan aquascape, dalam tank aquascape lebih banyak item-item yang di simpan, seperti tumbuhan asli, kayu dan batu yang biasa disebut hardscape serta air dan ikan tentunya, selain itu juga perawatan aquascape lebih rumit dibanding dengan aquarium biasa.

Dimana untuk merawat aquscape dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi, karena selain harus mengurus fauna (ikan, udang, keong dan fauna yang lainnya), kamu juga harus memperhatikan atau mengurus tumbuh-tumbuhan yang di tanam di dalam aquarium.

Kamu harus memperhatikan juga asupan O2 dan CO2 serta material alam lainnya.

Cara Membuat Aquscape


Bagi pemula yang benar-benar pemula mungkin akan sangat membingungkan ketika akan membuat aquascape. Bisa jadi banyak pertanyaan di benak mereka. Bagaimana sih membuat aquascape? Apa aja sih alat untuk membuat aquscape? Apa aja sih bahan untuk membuat aquascape?

Mari kita jawab satu persatu dari pertanyaan-pertanyaan di atas.

Bagaimana Cara Membuat Aquscape?

Untuk membuat aquascape, tidaklah terlalu rumit. Kamu hanya perlu menyediakan tank kaca kemudian isi dengan pasir atau soil sebagai media tanam untuk tumbuhan aquascape.

Sebelum membuat aquscape, ada beberapa peralatan yang harus kamu siapkan, yaitu:

  1. Tank kaca/acrilic
  2. Filter
  3. Lampu
  4. Pinset
  5. Gunting
  6. Lem kayu/besi

Selain alat-alat di atas, kamu juga harus menyiapkan bahan-bahan untuk membuat aquscape, berikut list standarnya:

  1. Media tanam (Bisa pasir malang/soil)
  2. Hardscape (Seperti kayu dan batu hiasan, pokoknya yang hard hard 😀 ).
  3. Tanaman (banyak jenisnya, kamu bisa cari di toko aquarium/aquascape)
  4. Pupuk dasar (Opsional, tidak pake juga sebenarnya tidak apa-apa, tapi lebih baik pake).
  5. Bakteri starter (Opsional, bakteri starter ini adalah bakteri baik awal ketika membuat aquascape, tidak pake juga nanti juga bakalan ada, namun untuk mempercepat pertumbuhan bakteri, kamu bisa gunakan bakteri starter) Bisa beli di toko aquarium/aquscape.
  6. Yang lainnya bisa menyusul, seperti fauna (ikan, udang, keong, dll), pupuk cair, CO2 dll.

Catatan untuk CO2, ini sangat penting untuk proses fotosintesis tumbuhan, ga tau fotosintesis? belajar lagi pelajaran biologi! 😀

Untuk CO2, kamu bisa beli tabung CO2 dan peralatannya untuk aquscape, atau pakai CO2 tablet, tapi kurang maksimal apabila menggunakan CO2 tablet. Jika punya uang lebih mending beli tabung CO2 dan peralatannya.

Lalu bagaimana cara membuatnya? Nah, ini bagian yang paling menariknya, yaitu ketika menata aquascape.

Berikut urutannya:

  1. Tank

    Siapkan tank kaca/acrilic kosong.

  2. Media Tanam

    Siapkan pasir malang atau soil, kemudian taburkan dan tata sesuai selera, kamu juga bisa menambahkan pasir silica atau pasir bali sebagai tambahan agar terlihat lebih bagus.

    media tanam aquascape

  3. Hardscape

    Setelah pasir di tata, selanjutnya pasang hardscape seperti batu dan kayu. Atau bisa juga kamu tata terlebih dahulu hardscapenya, kemudian kasih pasir. tergantung kamu lebih mudah yang mana melakukannya.

    hardscape

  4. Tanaman

    Setelah pasir dan hardscape tertata dengan baik, pasang tanaman-tanaman yang sudah disiapkan tata sesuai selera, berimajinasilah!

    tanaman aquascape

  5. Air

    Jika hardscape, pasir dan tanaman sudah selesai, saatnya dikasih air. Dalam memasukkan air juga perlu diperhatikan, jangan langsung mengguyurnya ke dalam aquascape, karena akan merusak tatanan atau bisa jadi juga air sangat keruh.

    Gunakan selang kemudian semprotkan air ke dinding kaca, untuk menghindari semprotan langsung ke media tanam.

  6. Selesai

    Sampai disini sebenarnya kamu sudah selesai membuat aquascape, kamu tinggal tambahkan alat pendukung seperti filter, lampu, aerator atau yang lainnya yang diperlukan.

    selesai aquascape

Tips Merawat Aquscape


Untuk merawat aquascape bisa dibilang gampang-gampang susah, gampang buat yang sudah pengalaman dan susah buat pemula. 😀

Tapi jangan patah semangat dulu ketika awal-awal membuat aquascape, apalagi ketika di awal-awal membuat.

Jangan lupa banyakin membaca tentang cara perawatan aquascap, serta bergabung di grup-grup social untuk sharing dengan sesama penghobi aquscape.

Dalam hal merawat aquascape, ada poin-poin penting yang harus kamu perhatikan, berikut diantaranya:

1. Parameter Air

Apa sih parameter air itu? Parameter air bisa dibilang kadar zat yang terdapat di dalam air, seperti suhu, bau, warna, dan zat-zat kimia seperti pH, amonia dan zat kimia lainnya.

2. Jenis Fauna

Jenis fauna juga harus diperhatikan, karena ada beberapa fauna yang bisa merusak tumbuhan aquascape. Apalagi fauna yang besar, sebaiknya hindari memasukkan fauna yang berukuran besar ke dalam aquascape, karena akan merusak segalanya yang ada di dalam tank.

3. Tumbuhan

Banyak tumbuhan yang dijual dipasaran untuk aquascape yang dapat merusak aquscape kamu. Lah kok bisa? Sebenarnya bukan tumbuhannya yang merusak, tapi yang menempel di tumbuhan. Tipsnya: jika kamu membeli tumbuhan cuci terlebih daulu, agar tidak ada algae atau telor keong hama yang dapat merusak aquascape kamu.

4. Lampu

Lampu merupakan pengganti matahari untuk aquscape, jadil pilihlah lampu yang sesuai dengan ukuran aquscape kamu. Untuk pembahasan lampu secara lengkap, kalau sempat akan di posting di artikel terpisah yang khusus membahas tentang lampu.

5. Hardscape

Hardscape atau dalam hal ini kayu dan batu juga perlu diperhatikan, khususnya kayu, karena kayu yang paling dapat merusak aquscape. Kayu ini biasanya mengeluarkan tanin (getah) yang jika getah tersebut beracun, dapat membahayakan fauna yang ada di dalamnya. Jadi pastikan kayu yang dipakai bener-benar tidak ada hal-hal yang aneh selain kayu tersebut.

6. Kuras Air

Yang paling sering disepelekan oleh aquscaper pemula adalah menguras air. Biasanya karena pengen sangat bening dan bersih airnya, mereka malah mengganti air semuanya, padahal itu tidak baik untuk fauna. Karena penggantian parameter secara signifikasn dapat membuat fauna yang ada didalamnya kaget, stress, bahkan mati secara tiba-tiba setelah ganti air. Baiknya ganti air hanya 25%-30% saja.

Penutup


Demikian artikel Aquscape – Sejarah, Tips, Cara Membuat dan Merawat aquascape, semoga artikel ini berguna, jika artikel ini dirasa berguna, silahkan bagikan ke teman kamu.